Cara Menghukum Anak Yang Benar

Cara Menghukum Anak Yang Benar Dan Paling Efektif Secara Edukatif

Posted on

Manusia diciptakan tak pernah luput dari namanya kesalahan, ya tak cuman orang dewasa saja, usia anak-anak paling sering melakukan kesalahan, hal tersebut dikarenakan sih anak belum mencapai fase berpikir dewasa. Tentu semua orang tua mengharapkan memiliki anak bersikap baik, tapi itu bukan hal mudah sebab anak kerap kali membuat orang tua kesal terhadap perilakunya. Mungkin sebuah hukuman efektif bisa membuat anak jerah dan memperbaiki segala kesalahannya. Mari berikut cara menghukum anak yang benar, supaya mereka memahami kesalahannya.

Cara Menghukum Anak Yang Benar

Jangan Menghukum Ketika Emosi

Terkadang ketika kemarahan sedang memuncak, si orang tua langsung memberikan hukuman kepada si anak tanpa dipikir terlebih dulu. Tapi tahukah anda, memberikan hukuman kepada anak sedang emosi meledak mampu memberikan dampak buruk pada sisi psikologi anak juga berdampak terhadap orang tua.

Hukuman Proposional

Berikan hukuman sesuai tingkat kesalahan mereka perbuat. Misal berikan hukuman ringan untuk kesalahan kecil dan hukuman berat untuk kesalahan fatal. Oh iya pertimbangkan juga sesuaikan hukuman dengan usia anak ya.

Berikan Alternatif

menghukum anak

Ketika anak melakukan hal-hal sulit diterima, maka secara tegas berikan dua alternatif pilihan yang sekiranya aman mereka terima, lalu biarkan si anak memilih salah satu dari dua alternatif tersebut. Dengan menerima dua opsi pilihan tersebut, sebenarnya anak mempelajari cara mengambil keputusan namun tetap masih dalam pengawasan orang tua.

Salurkan Energi Ke Hal Positif

Usia anak-anak biasanya cenderung memiliki energi sangat tinggi. Nah sebagai orang tua cerdas, bagaimana bila menyalurkan energi anak ke hal-hal lebih positif sebagai hukuman mereka. Misal nih seperti membersihkan rumah, berlarian atau mungkin orang tua bisa mengajak mereka berolahraga di luar rumah.

Jelaskan Dengan Cinta

Cara menghukum anak yang benar dan mendidik yakni menjelaskan kepada mereka tentang alasan mengapa ia harus dihukum. Cobalah sebagai orang tua menjelaskan hal tersebut menggunakan perasaan kasih sayang. Dengan memberi tahu alasan memberikan hukuman bertujuan agar si anak memiliki kepribadian baik, bahkan bakal mampu menumbuhkan rasa cinta anak kepada orang tua.

Hukuman Dengan Pujian

Nah dari setelah anak telah menjalani hukuman dan telah memahami kesalahannya, berikan apresiasi atas perbuatan si anak. Dimana penghargaan kepada anak dapat membuatnya lebih mudah menerima kritik sehingga tak membuatnya mudah tersinggung dan tak mudah menyerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *