demam berdarah pada anak

Waspada !!! Mencegah, Gejala Dan Penanganan Demam Berdarah Pada Anak

Posted on

Orang tua bakal panik ketika mengetahui sang anak sedang sakit, terlebih lagi pada usia anak-anak belum dapat menyampaikan keluhan dia rasakan. Sehingga mendeteksi penyakit terhambat dan bisa berakibat fatal bila tidak mengambil keputusan cepat-tepat. Penyakit demam berdarah pada anak memungkinkan terjadi. Di Indonesia sendiri penyakit DBD telah menyebabkan angka kematian cukup tinggi, jika lambat disembuhkan. Penyebab penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus melalui perantara nyamuk Aedes Aegypti.

Mencegah Penularan Penyakit

Agar dapat mencegah penyakit demam berdarah pada anak terdapat beberapa cara yakni membasmi serangga, menggunakan lotion anti nyamuk, memasang kawat anti nyamuk atau mengenakan pakaian tertutup. Selain itu jangan lupa ya sob, senantiasa membersihkan penampungan air tempat nyamuk berkembang. Pencegahan lain bisa memberikan vaksin DBD anak. Dimana vaksin tersebut direkomendasi oleh ikatan dokter anak Indonesia demi menjaga serangan penyakit DBD anak.

Gejala Penyakit DBD

Ketika seseorang telah terindikasi penyakit demam berdarah tingkat kritis, maka jauh lebih sulit menyelamatkannya. Oleh sebab itu selain melakukan pencegahan, pengobatan sedini mungkin sangat disarankan, supaya kondisi pasien segera membaik.

anak-demam

Ada beberapa kondisi anak terkena DBD pertama mengalami panas terlampau tinggi suhunya mencapai 40 derajat celsius. Terasa nyeri pada bagian belakang mata, tulang otot-sandi, perut dan sakit kepala. Gejala tersebut pun disertai rasa mual dan muntah-muntah. Gejala demam berdarah lainnya seperti muncul bintik-bintik merah pada seluruh tubuh. Bila kondisi pasien semakin memburuk dapat mengalami sindrom syok dengue yang bisa membahayakan nyawa penderita.

Cara Penanganan Penyakit

Tindakan atau pertolongan pertama demam berdarah yakni dengan menurunkan panas anak menggunakan obat paracetamol. Setelah itu biarkan sejenak anak mendapatkan istirahat cukup. Anak perlu mengkonsumsi banyak cairan agar mencegah dehidrasi, oleh sebab itu makanan mengandung nutrisi sangat disarankan.

Oh ya ketika anak sedang mengalami penyakit DBD kebanyakan dari mengalami nafsu makan turun signifikan, muntah-muntah bahkan diare. Biasanya untuk mengganti cairan hilang atau dehidrasi, dokter memberikan cairan infus. Penderita bakal membaik seiring meningkatnya kadar trombosit pada darah.

Sebenarnya penyakit demam berdarah pada anak tak memerlukan penanganan khusus bahkan bisa kok dirawat dirumah. Hanya saja bila kondisi semakin memburuk, maka penderita wajib membutuhkan penanganan lebih intens. Bertujuan agar mengurangi resiko terburuk serta menambah sistem imun penderita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *